Direktorat Pendidikan Agama Islam

Sesditjen Puji Pelaksanaan Pre-test PPG PAI

Bandung (Direktorat PAI) – Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Rohmat Mulyana Sapdi meninjau pelaksanaan seleksi akademik (pre-test) PPG PAI secara langsung di LPTK UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung. Pre-test PPG PAI ini dilaksanakan selama tiga hari pada tanggal 12, 14 dan 15 Mei 2022 di empat LPTK yang diikuti oleh 89.443 peserta.

Rohmat menilai pelaksanaan pre-test PPG PAI 2022 mengalami peningkatan yang cukup efektif. Hadirnya sistem berbasis digital memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah peserta yang mengikuti pre-test tahun ini.

“Saat ini pelaksanaan pre-test lebih baik, setiap LPTK dapat mengawasi seluruh peserta secara daring tanpa harus bertatap muka,” ujar Rohmat tengah meninjau pelaksanaan pre-test di UIN SGD Bandung (14/05/2022).

Menurutnya sistem seleksi akademik berbasis daring efektif untuk menjangkau jumlah peserta pre-test yang lebih banyak dan efisiensi anggaran. Namun, hal tersebut perlu diantisipasi dengan kesiapan pengawas ujian yang memiliki kapasitas dalam bidang teknologi untuk membantu peserta yang mengalami kendala teknis.

“Pengawas ujian minimal memahami pengunaan sistem daring karena kendala teknis seperti jaringan hilang, suara tidak bunyi, atau kendala lainnya, pengawas bisa mendampingi,” pungkas Rohmat.

Untuk diketahui, berdasarkan data pengawas pre-test PPG PAI di empat LPTK terdapat total sebanyak 2.982 pengawas yang terbagi dalam 6 sesi secara daring dimana setiap sesi terdapat 497 pengawas.

Turut hadir mendampingi, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD Bandung, Aan Hasanah menyebutkan jumlah peserta di UIN SGD Bandung terbanyak diantara empat LPTK lainnya. “Sebanyak 32.220 orang mengikuti pre-test PPG PAI di UIN Bandung,” ungkapnya.

Sebagai perbandingan, jumlah peserta pre-test di empat LPTK yakni UIN Palembang sebanyak 16.173 orang, LPTK UIN Sunan Ampel sebanyak 18.000 orang, LPTK UIN SGD Bandung 32.220 orang, dan LPTK UIN Sunan Kalijaga sebanyak 23.040 orang.

Aan optimis pelaksanaan pre-test PPG LPTK UIN SGD Bandung terlaksana dengan optimal karena ketersediaan pengawas dan fasilitas pre-test yang tersedia. “kami bekerja seoptimal mungkin untuk memberikan hasil yang terbaik dalam pre-test ini,” tandasnya.

(Miftah/Tim Media)