Direktorat Pendidikan Agama Islam

DIREKTORAT PAI KENALKAN METODE INTERAKTIF DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN

Kurikulum dalam dunia pendidikan senantiasa berkembang mengikuti perubahan zaman. Dengan latar belakang itu Direktorat Pendidikan Agama Islam (DITPAI), Kementerian Agama RI menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Angkatan 3 di Bekasi, 15-17 September 2021.

Kepala Subdit PAI pada SD/SDLB, Ilham dalam sambutannya saat membuka acara di depan 40 peserta yang terdiri atas guru PAI se-Jawa mengatakan bahwa kegiatan ini adalah upaya direktorat untuk mengajak para GPAI agar lebih meningkatkan kompetensinya dalam hal pengembangan kurikulum khususnya pada tataran aplikatif pembelajaran di kelas. Dalam kondisi pandemik maupun kembali secara tatap muka di kelas, guru harus lebih interaktif saat mengajar di kelas agar peserta didik tidak bosan.

"Belajar interaktif merupakan suatu cara belajar yang menekankan pada keterlibatan, baik itu keterlibatan siswa dengan siswa, siswa dengan pengajar maupun siswa dengan materi. Dalam kegiatan ini peserta akan diperkenalkan dengan beberapa metode yang memunculkan partisipasi aktif para siswa," ujar lelaki kelahiran Makassar ini.

Berkenaan dengan hal itu, narasumber kegiatan, Achmad Hasim yang merupakan instruktur nasional (IN) untuk kurikulum nasional dari Direktorat PAI yang juga pengawas PAI menjelaskan tentang penggunaan aplikasi Mentimeter dan Kahoot kepada para peserta.

"Mentimeter adalah aplikasi untuk membuat presentasi dan pengguna menerima umpan balik langsung di kelas atau aktivitas grup lainnya. Pengguna juga bisa mendapatkan umpan balik untuk kegiatan jajak pendapat, kuis dan fitur interaktif lainnya yang disertakan dalam presentasi," ujar Hasim menjelaskan di depan peserta workshop.

Agar peserta didik tidak bosan, guru juga bisa membuat permainan sekalipun pada saat latihan mengerjakan soal yang memacu sportifitas bersama. Aplikasi yang memungkinkan digunakan salah satunya Kahoot.

"Kahoot ini sebuah platform pembelajaran berbasis permainan, digunakan sebagai teknologi pendidikan di sekolah dan lembaga pendidikan lainnya. Ini adalah permainan pembelajaran dalam bentuk kuis pilihan ganda yang dibuat oleh pengguna. Dapat diakses melalui penjelajah web atau aplikasi Kahoot," jelas IN yang pernah dikirim oleh Kementerian Agama ke Oxford University dalam rangka mengikuti shortcourse metodologi pembelajaran tahun 2014.

Kegiatan Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran PAI SD/SDLB Angkatan 3 ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid 19 untuk antisipasi keamanan.

Foto: Sugeng B.

(Wikan)